Apa kira-kira yang tersisa dari serial novel fantasi yang menghebohkan dunia ini? Rekor-rekor fantastis yang diciptakannyakah? Atau masih ada kehebohan lain selain rekor fantastis? Hingga tahun 2005, hanya dari “sumur” bernama Harry Potter, Rowling telah meraup “mata air” kekayaan lebih dari 1 milyar dolar AS. Menurut majalah Forbes, kekayaan Rowling ini hanya kalah dari si ratu talkshow, Oprah Winfrey, yang menduduki peringkat nomor satu. Bagaimana dengan penjualan buku-buku Harry Potter? Fakta menunjukkan bahwa Harry Potter telah diterjemahkan ke dalam 65 bahasa dan penjualan totalnya kini diperkirakan melebihi 350 juta eksemplar. Pelbagai penghargaan pun membanjiri Harry Potter. Jilid pertamanya, Harry Potter and the Philosopher’s Stone saja, telah meraih 4 kali “Whitaker Platinum Book Awards” dan 3 kali berturut-turut memenangkan “Nestle Smarties Book Prizes”, serta 2 kali “Scottish Arts Council Book Awards”. Kabar lain, pada tahun 2005, para dokter di Rumah Sakit John Radcliffe di Oxford melaporkan bahwa riset mereka pada akhir pekan, Sabtu 21 Juni 2003 dan Sabtu 16 Juli 2005 (yang bertepatan dengan tanggal rilis dua buku terbaru serial Harry Potter), mendapati hanya ada 36 anak yang membutuhkan bantuan medis darurat untuk cedera kecelakaan, dibandingkan akhir pekan lainnya yang rata-rata 67. Nah, setelah Harry Potter tamat, ke mana larinya para pembaca dan “penggila” Harry Potter? Apakah akan muncul Harry Potter-Harry Potter berikutnya? Buku-buku apa saja yang akan memenuhi kehausan para “penggila” Harry Potter setelah Harry Potter tamat? Akankah Tunnels, yang disebut-sebut merupakan “the next Harry Potter”, akan mampu memuaskan dahaga para pembaca Harry Potter? [] |
Minggu, 17 Agustus 2008
Apa yang terjadi di cerita harry potter
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar